
PURBALINGGA – Momentum Ramadan 1447 Hijriah menjadi ajang bagi Baitut Tamwil Muhammadiyah (BTM) Perkasa Purbalingga untuk semakin mendekatkan diri dengan umat. Sebagai salah satu pilar ekonomi persyarikatan, BTM Perkasa secara aktif berpartisipasi dalam rangkaian kegiatan Tarawih Keliling (Tarling) yang diselenggarakan oleh Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Kabupaten Purbalingga.
Dalam skema safari Ramadan tahun ini, BTM Perkasa tergabung dalam Tim C dan dijadwalkan menyambangi tiga titik strategis di wilayah Purbalingga. Partisipasi ini bukan sekadar rutinitas ibadah, melainkan langkah nyata dalam memperkuat sinergi antara lembaga keuangan syariah dengan basis akar rumput Muhammadiyah.
Rangkaian Safari Dakwah di Tiga Cabang
Kegiatan Tarling Tim C diawali pada Kamis, 26 Februari 2026, yang bertepatan dengan 9 Ramadan 1447 H. Masjid Taufiqurrohman Silangit di lingkungan PCM Pengadegan menjadi lokasi pertama yang dikunjungi. Suasana khidmat menyelimuti jamaah yang hadir, menunjukkan antusiasme warga dalam menyambut rombongan PDM dan BTM Perkasa.
Berlanjut pada Sabtu, 28 Februari 2026 atau 11 Ramadan 1447 H, tim bergerak menuju Masjid Al-Falah Pengempon. Puncaknya, rangkaian safari ini ditutup pada Selasa, 3 Maret 2026 (14 Ramadan 1447 H) bertempat di Masjid Al-Ikhlas. Di setiap titik, kehadiran rombongan disambut hangat oleh seluruh komponen Muhammadiyah setempat.
Menegaskan Jati Diri sebagai Amal Usaha Muhammadiyah
Selain menyukseskan program kerja PDM Purbalingga, keterlibatan BTM Perkasa mengemban misi edukasi yang krusial. Kegiatan ini menjadi momentum penegasan bahwa BTM Perkasa adalah Amal Usaha Muhammadiyah (AUM) resmi yang bernaung di bawah Majelis Ekonomi dan Kewirausahaan.
Perwakilan manajemen BTM Perkasa menyatakan bahwa kehadiran mereka di tengah jamaah bertujuan untuk menghilangkan sekat informasi mengenai status lembaga keuangan tersebut.
”Kami ingin masyarakat, khususnya warga persyarikatan, semakin yakin bahwa BTM Perkasa adalah bagian integral dari dakwah Muhammadiyah di bidang ekonomi. Kami hadir bukan hanya sebagai lembaga profit, tetapi sebagai instrumen kesejahteraan umat,” ungkap perwakilan BTM Perkasa di sela-sela kegiatan.
Ia juga menambahkan bahwa sebagai AUM, seluruh profit dan kebermanfaatan BTM Perkasa pada akhirnya akan kembali untuk mendukung program-program dakwah Muhammadiyah di Kabupaten Purbalingga.
Sinergi Lintas Sektoral
Keberhasilan agenda Tarling ini tidak lepas dari dukungan penuh berbagai elemen. Peserta kegiatan terdiri dari perwakilan seluruh komponen PDM, Organisasi Otonom (Ortom), serta jajaran AUM di lingkungan Muhammadiyah Purbalingga. Sinergi ini menunjukkan betapa solidnya struktur organisasi dalam mengawal program-program keumatan.
Diharapkan melalui kegiatan ini, hubungan emosional antara nasabah dan lembaga keuangan syariah Muhammadiyah semakin erat, sekaligus menjadi sarana sosialisasi program ekonomi yang lebih inklusif bagi seluruh warga Purbalingga


