BTM Perkasa Purbalingga Salurkan Kado Ramadan

BTM Perkasa Purbalingga Salurkan Kado Ramadan

PURBALINGGA – Semarak bulan suci Ramadan 1447 H menjadi momentum bagi Baitul Maal wat Tamwil (BTM) Perkasa Purbalingga untuk memperkuat kepedulian sosial. Melalui perhelatan bertajuk “Pengajian, Buka Puasa Bersama, dan Pentasyarufan Kado Ramadan”, lembaga keuangan syariah ini menegaskan komitmennya dalam menebar manfaat bagi sesama.

Acara yang berlangsung khidmat tersebut dipusatkan di Gedung Dakwah Muhammadiyah Kertanegara pada Jumat (6/3/2026). Kegiatan ini dihadiri oleh jajaran Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Purbalingga, serta seluruh elemen internal BTM Perkasa yang terdiri dari Pengurus, Pengawas, hingga Pengelola. Tidak hanya internal, BTM Perkasa juga mengundang perwakilan guru madrasah serta para pekerja bangunan yang saat ini tengah berjibaku menyelesaikan pembangunan Gedung Dakwah tersebut.

Penyelenggaraan kegiatan ini memiliki dua tujuan utama: mempererat tali silaturahmi antarwarga Muhammadiyah dan melaksanakan amal sosial nyata. Puncak acara ditandai dengan penyerahan “Kado Ramadan”, sebuah program pentasyarufan yang ditujukan untuk memberikan apresiasi dan bantuan kepada pihak-pihak yang membutuhkan, termasuk para pejuang pendidikan dan pekerja lapangan.

Bapak Slamet Widodo, perwakilan dari PDM Purbalingga yang juga bertindak sebagai pemberi tausiah, menekankan pentingnya organisasi yang terstruktur. Dalam ceramahnya, ia mengaitkan nilai-nilai spiritual dengan praktik ekonomi syariah yang dijalankan oleh BTM Perkasa.

Beliau mengutip salah satu ayat suci Al-Qur’an sebagai landasan bergerak. “Bermuhammadiyah itu harus sesuai dengan Al-Qur’an Surah As-Shaff ayat 4. Kita harus bergerak secara rapi, seolah-olah seperti bangunan yang tersusun kokoh,” ujar Slamet Widodo di hadapan para hadirin.

Lebih lanjut, Slamet menjelaskan bahwa prinsip bangunan yang kokoh tersebut tidak hanya berlaku dalam struktur organisasi dakwah, tetapi juga menjadi fondasi utama dalam mengelola ekonomi syariah. Menurutnya, BTM Perkasa Purbalingga harus menjadi cerminan dari kemapanan ekonomi umat yang dikelola dengan profesionalisme tinggi dan transparansi, sehingga manfaatnya dapat dirasakan secara berkelanjutan oleh masyarakat luas.

Kegiatan ini tidak hanya sekadar ritual berbuka puasa, namun juga menjadi simbol sinergi. Kehadiran para tukang bangunan yang mengerjakan Gedung Dakwah Kertanegara menjadi pengingat bahwa setiap elemen masyarakat memiliki peran penting dalam dakwah Muhammadiyah.

Melalui acara ini, BTM Perkasa berharap semangat berbagi tidak berhenti pada bulan Ramadan saja. Pengelolaan ekonomi syariah yang amanah diharapkan mampu terus menyokong kegiatan sosial dan pembangunan infrastruktur dakwah di wilayah Purbalingga dan sekitarnya. Acara ditutup dengan doa bersama dan ramah tamah yang hangat, memperkuat rasa persaudaraan di bawah naungan semangat Al-Ma’un.

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Scroll to Top